Minggu, 24 Oktober 2010

Tugas 2 " Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dari tahun 1996 sampai sekarang "

SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DARI TAHUN 1996 SAMPAI SEKARANG

Era Komputer Multimedia / Pentium MMX ( tahun 1996-1997 )

Dimulai tahun 1996, aplikasi multimedia ( yang menggabungkan teks, grafik, audio, dan animasi ) mulai bermunculan.. Pembu¬at hardware, seperti sound card dan graphic card, bergegas membuat teknolo¬gi yang dapat memproses instruksi multimedia. Hal ini disebabkan oleh prosesor yang tidak dapat memproses instruksi multimedia secara simultan. Tahun 1997 Intel mengatasi masalah ini dengan merilis prosesor Pentium MMX. Intel menambahkan instruksi multimedia ke dalam prosesor Pentium dengan teknologi multimedia extensions (MMX). Dengan chip Pentium MMX, menaikan ke¬mampuan PC dalam memainkan game atau aplikasi multimedia. Intel juga membuat prosesor generasi ke-enam yang disebut dengan Pentium Pro. Chip-nya dibuat berdasarkan arsitek¬tur baru yang disebut P6. Desainnya menggunakan teknik baru dalam mem-proses, seperti superpipelining, dynamic execution, dan on-chip L2 cache membuat performa Pentium hampir dua kah lebih cepat dari Pentium sebelumnya. Namun, chip Pentium Pro diutamakan untuk serv¬er (bukan PC).


1997 : Intel® Pentium® II Processor

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998 : Intel® Pentium II Xeon Processor

Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar